Akibat Dari Virus Korona, Perindustrian Otomotif Lumpuh

Akibat Dari Virus Korona, Perindustrian Otomotif Lumpuh

Bukan hanya karena virus yang menyerang karyawannya, melainkan karena pabrikan yang letaknya di Kyushu ini kesulitan memperoleh komponen mobil yang memang selama ini diimpor dari China. Seperti dilansir dari Reuters, penghentian ini berakibat untuk produksi sekitar 3.000 kendaraan. Pabrik Nissan yang letaknya di Kyushu ini diketahui membuat mobil model Serena serta Rogue Sport crossover.

Model dari mobil itu adalah model mobil Nissan yang paling laris di negara Amerika Serikat serta setiap tahunnya pabrik ini bisa menghasilkan sekitar 530.000 kendaraan. Akibat dari yang terjadi karena meluasnya wabah virus korona sekarang ini mulai merayap ke dunia otomotif global. Demikian halnya yang terjadi untuk pabrikan Jepang, Nissan yang diberitakan menghentikan produksinya diakibatkan oleh wabah tersebut.

Hingga sekarang ini belum ada pernyataan yang resmi langsung dari Nissan. Diberitakan bahwa Nissan juga akan menunda produksi ekspornya sampai 17 Februari 2020.

Wabah Virus Korona yang kini dinyatakan sebagai darurat kesehatan internasional oleh Organisasi Kesehatan Dunia, sudah sangat mengganggu perindustrian manufaktur China. Karenanya, tersedianya komponen untuk kendaraan yang diproduksi di luar negara China terganggu. Mobil itu memang dilengkapi fitur penunjang seperti berjalannya teknologi kendaraan otonom seperti GPS, Lidar, radar, serta sistem kamera terpadu. Unit ini diberangkatkan dari central pengembangan teknik Nissan di Cranfield, ke fasilitas produksi yang terletak di Sunderland, Inggris,

Rute perjalanan menuju fasilitas pabrik Nissan itu, membuat mobil Nissan Leaf otonom ini musti melalui bermacam keadaan lalu lintas. Misalnya saja melewati rangkaian jalur bebas hambatan, bundaran, rambu yang memadai, serta melintasi jalan raya tanpa garis pembatas lajur ataupunĀ tikungan dengan pembatas.

Tak cuma pabrikan Nissan yang mengalami akibat tersebut. Juga di Korea Selatan, pabrikan Hyundai Motors dan Kia Motors, dan anak perusahaan Renault RSM juga ditutup dengan alasanadanya keterlambatan pasokan komponen dari China. Dan memang teknologi kendaraan buatan Nissan telah memasuki level baru dalam perkembangannya. Teknologi mobil tipe swakendara yang tertanam untuk unit model Nissan Leaf, mengakhiri uji kendara serta mencatat rekor terjauh dengan jarak sekitar 370 Km di Inggris.