Arsip Kategori: Kesehatan

Relaksasi Otot Progresif Untuk Mengurangi Stress Pikiran


Teknik relaksasi penting untuk dipraktikkan di tengah gejolak kehidupan yang bergantung pada stres. Teknik relaksasi yang terkenal yaitu relaksasi pada otot progresif. Teknik tersebut melibatkan relaksasi dari otot untuk mengurangi kecemasan dan stres dan direkomendasikan untuk penderita insomnia.

Pelajari cara menerapkan relaksasi otot progresif

Kenali relaksasi otot tingkat lanjut dan manfaatnya. Relaksasi otot progresif merupakan teknik relaksasi mendalam yang dapat mengatasi kecemasan dan gangguan psikologis lainnya. Teknik ini melibatkan relaksasi dan relaksasi otot-otot utama tubuh secara bergantian. Relaksasi otot tingkat lanjut diperkenalkan pada tahun 1930-an oleh seorang dokter Amerika bernama Edmund Jacobson.

Biasanya, relaksasi otot progresif dilakukan oleh dokter pada pasien dalam kombinasi dengan teknik relaksasi lainnya, seperti desensitisasi sistematis (teknik lilac untuk pengobatan fobia). Relaksasi otot progresif juga dapat digunakan sendiri untuk memberikan kenyamanan bagi tubuh saat menghadapi kecemasan dan stres. Namun, jika Anda menderita kondisi fisik tertentu, sebaiknya periksakan ke dokter terlebih dahulu sebelum mencoba otot progresif dan teknik relaksasi lainnya.

Tips untuk relaksasi otot progresif

Untuk hasil yang optimal saat menghadapi stres, disarankan untuk melakukan relaksasi otot progresif di tempat yang tenang dan tidak terganggu. Anda dapat mempraktikkan teknik ini sambil menikmati masalah atau berbaring di kursi.
Saat mengendurkan otot di area seperti rahang, dahi, atau kaki, Anda dapat meletakkan tangan di perut atau di sandaran tangan. Ingatlah untuk menerapkan teknik pernapasan dalam menggunakan otot diafragma.

Kemudian, sambil berkonsentrasi mengendurkan otot-otot tertentu, usahakan agar bagian tubuh yang lain tetap rileks dan tenang agar hasil dari teknik ini bisa optimal. Relaksasi otot progresif adalah teknik relaksasi yang membantu tubuh rileks dan mengatasi gejala gangguan mental tertentu. Jika Anda melakukannya dengan benar, masalah tidur seperti insomnia akan terpecahkan.

Terapkan ini agar otot tubuh tidak menjadi tegang dan membuat tubuh Anda kembali prima lagi. Jangan sampai tubuh Anda mengalami cedera otot yang bisa membahayakan kondisi fisik. Yuk mari biasakan hidup sehat dari sekarang !

Berbahaya Jika Vitamin A Dikomsumsi Terlalu Banyak


Anda mungkin ingin terus makan sehat untuk meningkatkan jumlah vitamin dalam tubuh Anda. Namun, tidak selalu memiliki banyak vitamin dalam tubuh dapat memberikan efek yang baik untuk Anda. Salah satunya adalah terlalu banyak vitamin A. Terlalu banyak vitamin A, yang dalam istilah medis dikenal sebagai hypervitaminosis A, dapat berdampak negatif pada tubuh Anda. Bahkan, salah satu gejala terburuknya adalah koma atau tidak sadarkan diri yang berkepanjangan.

Apa efek buruk dari kelebihan vitamin A?

Ada dua kondisi kelebihan vitamin A yang harus diwaspadai, yaitu hipervitaminosis A akut dan kronis. Kelebihan vitamin A akut terjadi ketika seseorang menelan vitamin A dalam jumlah besar selama beberapa jam atau hari. Sedangkan kelebihan vitamin A yang kronis akan terjadi jika vitamin A terakumulasi dalam tubuh dalam waktu yang lama.

Menurut para ahli, kondisi ini dapat dengan mudah didiagnosis melalui tes darah. Beberapa orang yang menderita kelebihan vitamin A hanya bisa sembuh dengan mengurangi asupan vitamin A, namun Anda harus tetap waspada. Karena terlalu banyak vitamin A dapat menyebabkan gejala berbahaya yang dapat mengganggu aktivitas Anda. Apa saja gejalanya?

Komplikasi dan pengobatan kelebihan vitamin A

Jangan salah, terlalu banyak vitamin A dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya seperti kerusakan hati, osteoporosis (kondisi yang menyebabkan tulang belakang melemah), terlalu banyak kalsium dalam tubuh, hingga kerusakan ginjal akibat terlalu banyak kalsium. Karena itu, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi vitamin A dosis tinggi.

Anda hanya dapat mengobati hipervitaminosis A dengan menghentikan atau mengurangi konsumsi makanan dan suplemen yang mengandung vitamin A. Jika tidak ada komplikasi, seseorang biasanya dapat pulih dengan cepat dari hipervitaminosis A.

Risiko keracunan karena terlalu banyak vitamin A

Keracunan vitamin A dapat terjadi dari bentuk vitamin A topikal atau oral. Masing-masing memiliki efek buruk yang berbeda. Keracunan vitamin A oral bisa akut atau kronis. Risiko keracunan akut dapat terjadi ketika Anda mengonsumsi vitamin A dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Sementara itu, risiko keracunan kronis muncul jika vitamin A dikonsumsi dalam waktu lama. Efek samping yang paling umum dari retinoid topikal adalah iritasi kulit, terutama eritema dan kulit mengelupas. Efek samping yang paling serius dari retinoid sistemik adalah teratogenisitas.

Mari Mengenal Apa Saja Sistem Pencernaan Pada Manusia


Sistem pencernaan menjadi salah satu hal paling penting yang ada di tubuh manusia. Ketika organ pencernaan manusia mengalami masalah, maka akan muncul berbagai penyakit yang bisa sangat berbahaya. Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga sistem pencernaan kita dengan mengetahui setiap organ dalam sistem pencernaan. Nah kami informasikan beberapa organ yang termasuk menjadi sistem pencernaan.

Organ Pencernaan

Jadi memang ada beberapa organ yang merupakan bagian dari sistem pencernaan manusia, dan kita perlu memahaminya untuk menjaga kesehatannya. Berikut ini adalah beberapa organ pada saluran pencernaan.

Mulut

Mulut merupakan salah satu organ dalam sistem pencernaan karena merupakan tempat masuknya makanan ke dalam tubuh. Di dalam mulut terdapat gigi yang berfungsi untuk mencerna makanan sehingga menjadi lebih halus dan bercampur dengan air liur. Selain itu, ada juga lidah yang digunakan untuk membantu proses mengunyah dan proses mendorong ke kerongkongan.

Lambung

Lambung merupakan inti dari proses pencernaan, di dalam perut ini semua makanan yang masuk ke dalamnya dicerna oleh tubuh. Jadi semua makanan dihancurkan dan nutrisi diserap oleh lambung dengan adanya asam lambung. Proses makanan di perut ini akan mengubah makanan menjadi cairan kental dan pucat yang didorong ke usus kecil.

Kerongkongan

Kerongkongan diserap ke dalam organ pencernaan manusia, ini urutan kedua setelah makanan keluar dari mulut. Dari kerongkongan itulah makanan masuk ke perut dan makanan diproses dan dicerna. Di dalam kerongkongan adalah jenis membran atau katup yang mencegah makanan kembali.

Pankreas

Pankreas juga termasuk dalam organ pencernaan, namun tidak hanya sebagai penghasil insulin. Pankreas mengeluarkan enzim yang akan mencerna makanan dan mengolah makanan menjadi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ini akan memecah karbohidrat menjadi glukosa dan juga memecah protein menjadi asam amino, dan seterusnya.

Usus halus

Setelah lambung, makanan yang dicerna memasuki usus kecil, tempat penyerapan nutrisi terjadi. Jadi di sini makanan dicerna kembali dan semua nutrisi yang dihasilkan dari makanan diserap di usus kecil.

Kantong empedu

Selain itu, ada juga kantong empedu yang menghasilkan empedu yang mengubah lemak menjadi asam lemak. Empedu ini dikirim ke usus halus untuk membantu proses pencernaan makanan yang masuk ke usus halus.

Usus besar

Setelah semua nutrisi tertelan, akan ada limbah yang dapat dicerna, dalam hal ini feses. Sekarang usus besar akan mendorong tinja ini ke dalam rektum, tempat terakhir pencernaan. Setelah penuh dan siap untuk melewati anus, Anda akan memiliki keinginan untuk buang air besar.

Waspadai Penderita Kleptomania di Lingkungan Sekitar Anda


Kleptomania adalah jenis gangguan mental atau gangguan kontrol yang memungkinkan kita untuk menyakiti orang lain melalui kebiasaan mencuri. Kondisi ini sebenarnya perlu diperhatikan dan ditangani dengan cepat agar tidak mengganggu.
Mungkin tidak banyak orang yang memahami istilah kleptomania karena orang jarang menyadari suatu kondisi itu sendiri. Namun, sebenarnya penting untuk diketahui dan diperhatikan agar segera diobati atau diobati dan tidak merugikan orang lain. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang penyakit atau kondisi ini.

Penjelasan Kleptomania

Penyakit satu ini merupakan gangguan kontrol yang menyebabkan penderita ingin mencuri sesuatu. Biasanya sering dilakukan di rumah teman atau tempat – tempat umum. Jenis gangguan ini sebenarnya merupakan gangguan perilaku yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri. Nah, kondisi ini sebenarnya biasanya muncul pada masa remaja, namun ada juga beberapa yang terjadi setelah dewasa.

Penyebab

Ada beberapa penyebab penyakit ini, di antaranya penurunan kadar serotonin di otak yang mengatur suasana hati. Selain itu, ada juga ketidakseimbangan opioid otak yang membuat dorongan atau dorongan untuk mencuri tak tertahankan.

Kemudian juga terjadi gangguan pada produksi Dopamin, senyawa kimia yang diproduksi di otak yang dapat menimbulkan efek kesenangan dan kecanduan. Nah, gangguan dopamin ini membuat si penderita akan merasakan keseruan saat melkukan hal tersebut.

Gejala

Ada beberapa tanda dan gejala yang terkait dengan gangguan kontrol ini dan mereka perlu dikenali dengan benar. Jika gejalanya terdeteksi sejak dini, pengobatan akan lebih cepat dan dengan hasil yang maksimal.

Karena bila sudah terlambat, biasanya menjadi lebih sulit dan dapat memberikan efek depresi yang besar pada pasien. Bahkan kleptomania ini bisa memicu upaya bunuh diri jika gejalanya terlambat diketahui.

Cara Mengatasi?

Untuk mengatasi penyakit ini ada psikoterapi yang harus dilakukan beserta beberapa obat untuk membantu mengatasinya. Jadi keduanya harus berjalan beriringan agar kondisi pasien bisa segera membaik dan terbebas dari penyakit. Kedua cara mengatasi kleptomania ini sebaiknya dilakukan sedini mungkin sebelum kondisinya menjadi terlalu parah.