Kenali Penyebab Dari Rasa Yang Ada Pada Vagina


Memulai foreplay dengan oral seks bisa menjadi favorit banyak orang. Area tersebut dimulai dari vulva luar, labia mayora, klitoris hingga liang vagina itu sendiri. Menariknya, sensasi menjilati vagina bisa berubah setiap hari. Dengan asumsi manis, asam, pahit, gurih atau dengan rasa logam. Bahkan tidak menutup kemungkinan vagina memiliki rasa yang mirip dengan makanan yang baru saja dikonsumsi.

Rasa vagina yang terus berubah

Siklus menstruasi memiliki dampak besar pada bagaimana vagina terasa. Artinya selalu ada peluang untuk trading setiap hari. Belum lagi efek cairan vagina yang lebih banyak pada ovulasi. Beberapa arti dari apa itu rasa vagina:

Rasa logam

Secara alami, saluran vagina bersifat asam. Ini sangat baik karena merupakan cara menyeimbangkan bakteri yang ada di bawah sana. Namun terkadang keasaman ini menimbulkan rasa yang agak kuat, seperti metalik atau metalik. Ada juga laporan yang terasa seperti baterai.

Secara umum, ini adalah perasaan yang terjadi beberapa hari setelah menstruasi karena mungkin masih ada darah menstruasi di dalam dan di sekitar vagina. Darah umumnya memiliki rasa logam karena kandungan zat besi yang dikandungnya.

Asam atau gurih

Ada kalanya rasa jilatan vagina terasa gurih atau asam karena pengaruh keringat. Secara umum, hal ini akan membuat vagina terasa sedikit asam dan itu bukanlah hal yang buruk.

Selain itu, tidak membersihkan vagina dan vulva secara menyeluruh setelah buang air kecil juga bisa meninggalkan noda urin sehingga menimbulkan rasa gurih.

Terlepas dari rasa di atas, jelas bahwa vagina dan vulva tidak akan terasa seperti buah atau berbau seperti bunga. Hanya bau alami yang akan muncul, mirip dengan bau badan dan keringat.
Selain itu, vulva sering tersumbat karena tertutup pakaian dalam.

Dikombinasikan dengan kondisi lembab, hal ini dapat menyebabkan bau dan rasa vagina menjadi cukup dominan.Tidak ada yang salah dengan itu karena merupakan interaksi antara bakteri, cairan tubuh dan juga bau alami vulva. Tidak perlu sabun khusus dengan bahan kimia yang belum tentu dibutuhkan.

Menariknya, faktor lain yang juga mempengaruhi rasa vagina adalah produk tembakau menyebabkan rasa asam atau pahit. Bahkan, rasanya juga bisa terasa asam. Bau rokok yang menyengat juga bisa diserap ke dalam kulit dan rambut, sehingga mempengaruhi rasanya.

Kapan harus khawatir?

Jika vagina Anda memiliki rasa dan bau yang tidak sedap, itu bisa menjadi tanda bahwa keseimbangan pH alami Anda terganggu. Ibarat mesin pintar, vagina ini bisa menjaga keseimbangan bakteri di bawah sana.

Namun, ketika keseimbangan ini terganggu oleh gaya hidup, penggunaan obat-obatan atau penggunaan sabun tertentu, bakteri bisa menjadi tidak seimbang.