Demi Karir, Sanchez Disarankan Pulang Ke Arsenal

Agenbolakaki.net – Performa salah satu bintang Manchester United, Alexis Sanchez termasuk inkonsisten sejak didatangkan dari Arsenal pada musim panas 2018. Melihat hal tersebut, Marc Overmars yang merupakan direktur olahraga Ajax Amsterdam menyarankan pemain asal Chile untuk pulang ke Emirates.

Dari 37 penampilannya berseragam Manchester United, Sanchez hanya mampu menorehkan lima gol serta sembilan assist saja disemua kompetisi. Performa ini tentu sangat menurun jika dibandingkan dengan ketika dirinya masih membela Arsenal dan mampu menjelma menjadi salah satu striker paling berbahaya di Inggris.

Banyak pihak termasuk Overmars merasa sangat disayangkan jika Sanchez terus bertahan di Old Trafford dan tidak bisa berkembang dengan bakat yang dimilikinya. Overmars bahkan menilai Sanchez masih memiliki peluang besar untuk mencatatkan prestasi lebih baik jika dirinya mampu bermain bersama tim yang cocok dengannya.

Untuk itu, Overmars menyarankan Sanchez agar pulang kembali ke Emirates Stadium dan bermain bersama Arsenal yang merupakan tim yang sangat cocok dengan gaya permainan sang pemain. Selain itu, Arsenal juga tidak mampu menunjukkan permainan yang lebih baik pasca ditinggal pergi oleh Sanchez yang menurutnya baik klub dan sang pemain memang memiliki keterikatan yang sangat baik.

“Alexis (Sanchez) merupakan salah satu pemain terbaik yang ada di Inggris bahkan di Eropa. Saya menaruh rasa hormat untuk keputusannya memilih bergabung dengan Manchester United. Akan tetapi saya merasa dia merupakan pemain yang sangat tepat untuk Arsenal dan mereka (Arsenal) juga kesulitan untuk tampil lebih baik pasca kepergiannya. Dengan bakat yang dimilikinya, Saya mendukung Alexis untuk pulang ke Emirates untuk mencatatkan berbagai prestasi dengan kemampuannya.”kata Overmars.

Sumingrahnya Bos PSG Melihat Man United Tunduk Di Old Trafford

Agenbolakaki.net – Datang sebagai tamu, Paris Saint-Germain berhasil menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan tuan rumah Manchester United di Old Trafford pada laga babak 16 besar Liga Champions 2018/19, Rabu (13/02/2019) dinihari wib tadi.

Meskipun Man United lebih diunggulkan pada pertandingan tersebut jika mendilik dari performa skuad besutan Ole Gunnar Solskjaer yang belum terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir, nyatanya Paris Saint-Germain (PSG) racikan Thomas Tuchel mampu memberikan kejutan kepada publik Old Trafford.

Kemenangan besar PSG dengan skor 2-0 di kandang Man united ternyata tak hanya membuat para pemain serta pendukung klub raksasa asal Prancis tersebut saja yang merasa senang, Al-Khelaifi selaku pemilik klub Ligue 1 tersebut juga menyatakan rasa senangnya dari hasil yang berhasil di raih Kylian Mbappe dkk dilaga tersebut.

PSG sejatinya tidak diunggulkan dipertandingan tersebut mengingat mereka datang ke Old Trafford tanpa dikawal oleh dua pemain bintangnya Edinson Cavani dan Neymar Jr yang tidak bisa ikut tampil. Meski harus bermain imbang pada babak pertama, hasil mengejutkan berhasil diraih oleh PSG dengan menundukkan Man United 2-0 tanpa balas di markas mereka sendiri.

“Datang ke markas tim sekelas Manchester United dengan beberapa pemain andalan yang sedang cedera tentu membuat anda semakin tertekan. Namun keajaiban datang menghampiri anda dan itu yang sedang kami rasakan. Bahkan ini merupakan pertandingan yang sangat sempurna sekali karena anda bisa meraih kemenangan penuh tanpa kebobolan melawan salah satu klub terbaik didunia.”kata Al-Khelaifi.

Visi Sanchez Antar Man United Jadi Juara Liga Champions 2018/19

Agenbolakaki.net Dengan kembali perkasanya performa Manchester United dibawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer, salah satu pemain bintang Setan Merah, Alexis Sanchez lantas memiliki target tinggi bersama klubnya di sisa kompetisi musim 2018/19 ini.

Seperti yang diketahui, performa Man United besutan Jose Mourinho pada kompetisi musim 2018/19 memang sempat mengalami penurunan performa yang sangat signifikan sehingga membuat mereka tidak memiliki peluang menjuarai satu gelar pun diakhir musim hingga berimbas kepada pemecatan terhadap mourinho.

Ole Gunnar Solskjaer yang ditunjuk sebagai pelatih sementara Paul Pogba dkk memberikan efek positif terhadap performa Setan Merah yang belum terkalahkan di 10 pertandingan terakhir. Bahkan Man United racikan Solskjaer mampu membawa mereka masuk ke posisi 4 besar di papan klasemen sementara Premier League 2018/19.

Dengan performa yang semakin menjanjikan tersebut, Alexis Sanchez lantas yakin betul timnya bisa mengakhiri musim dengan gelar. Bahkan pemain timnas Chile berusia 30 tahun tersebut mengemban visi untuk mengantarkan timnya menjuarai Liga Champions edisi 2018/19 diakhir musim nanti.

“Semua pemain sepakbola dimana pun tentu sangat berharap bisa membawa timnya menjuarai Liga Champions karena itu (juara) adalah pencapaian yang sangat tinggi.  Kami berhasil lolos dari fase grup dan kini pertandingan semakin berat telah menanti kami. Klub (Man United) memiliki sejarah panjang di kompetisi level tertinggi sepakbola dan saya yakin kami bisa mengalahkan siapapun.”kata Sanchez.

“Kini kami sudah di hadapkan dengan lawan berat menghadapi PSG, jika kami mampu meraih kemenangan dengan tanpa kebobolan, saya yakin kami akan di jagokan sebagai pemenang pada pertemuan kedua. Mereka (PSG) memiliki para pemain hebat, tapi kami juga memiliki para pemain kelas dunia yang tidak kalah hebatnya. Untuk itu saya yakin kami memiliki  banyak peluang mencetak gol ke gawang PSG.”lanjutnya.

Masa Depan Lukaku Kian Terancam Dengan Ketajaman Rashford

Agenbolakaki.net – Ketajaman striker muda Manchester United, Marus Rashford kian menjanjikan dan tentunya membuat seluruh pendukung Setan Merah merasa senang atas performa pemain berusia 21 tahun tersebut. Kendati demikian, ketajaman Rashford ternyata turut mengancam masa depan salah satu rekan setimnya.

Menurut legenda Liverpool, Danny Murpy, ketajaman Rashford yang kian menjanjikan bakal sangat berpengaruh dengan masa depan striker Man United lainnya, Romelu Lukaku yang saat ini telah kalah bersaing. Bahkan di tangan Ole Gunnar Solskjaer, Rashford selalu menjadi pilihan utama dan mampu membayar pekercayaan sang pelatih dengan performa apiknya.

Manchester United mendatangkan Lukaku dari Everton pada musim panas 2017 lalu dengan membayar mahar sebesar 85 juta euro (Rp 1.35 triuliun) untuk menambah daya gedor Setan Merah asuhan Jose Mourinho. Striker timnas Belgia tersebut pun langsung berhasil menampilkan permainan menjanjikan dengan mencetak 27 gol dari 51 penampilan debutnya berseragam Man United.

Namun performa tersebut tidak mampu di pertahankan oleh pemain berusia 25 tahun tersebut yang bahkan tergolong kurang memuaskan dimusim ini. Berbeda dengan Marcus Rasford yang berhasil mencatatkan performa semakin menjanjikan dan ketajaman striker timnas Inggris di lini serang Man United sepanjang kompetisi musim 2018/19 ini.

Melihal hal tersebut, Murphy menilai peningkatan performa Rashford dilini serang United tentu akan sangat berdampak besar dengan masa depan Lukaku di Old Trafford. Bahkan menurutnya Lukaku pastinya akan lebih memilih untuk angkat kaki dari Man United daripada menerima nasibnya menjadi pelapis Rasford dimusim depan.

“Rashford semakin tajam dan menunjukkan performa yang semakin menjanjikan. Saya pikir hal ini akan membebani masa depan Lukaku di Old Trafford. Rashford mungkin akan menjadi striker utama Man United di musim depan jika dilihat dari performanya sepanjang musim ini. Diusianya yang masih 25 tahun, saya yakin Lukaku tidak akan menerima nasibnya hanya untuk menjadi pilihan kedua.”kata Murphy.

Hadapi Man United, PSG Dipastikan Tanpa Neymar

Agenbolakaki.net – Kabar buruk menghampiri klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain setelah mendapati salah satu bintang andalan mereka Neymar Jr dipastikan tidak bisa ikut tampil saat menghadapi Manchester United pada babak 16 besar Liga Champions 2018/19, Rabu (13/02/2019) mendatang.

Hasil pengecekkan lebih lanjut yang dilakukan oleh tim medis PSG mendapati jika cedera yang dialami oleh Neymar mengharuskan mantan bintang Barcelona tersebut menepi dalam jangka waktu yang lebih lama sehingga membuat nama Neymar dipastikan tak akan ikut tampil bersama skuad PSG menghadapi Man United.

Tak hanya pada pertemuan pertama, Neymar bahkan tidak bisa ikut tampil pada laga kedua menghadapi Man united, Minggu (03/03/2019) mendatang. Tim medis memprediksi striker timnas Brazil tersebut baru bisa kembali melakukan comeback pada laga menghadapi LOSC Lille, 13 April 2019 mendatang.

Kehilangan Neymar dalam jangka waktu yang cukup panjang ini tentu merupakan kabar buruk bagi kubu PSG yang baru saja akan menjalani periode krusial pada kompetisi musim 2018/19 ini baik itu kompetisi di liga domestik ataupun kompetisi eropa. Terlebih laga menghadapi Man United pada babak 16 besar Liga Champions 2018/19 sangat penting.

Untuk diketahui, Neymar mendapatkan cedera parah saat membantu PSG menghadapi Stasbourg di Stadion Parc Des Princes, Kamis (24/01/2019) dinihari wib tengah pekan kemarin. Tekel keras dari Moataz Zemzemi pada laga tersebut membuat Neymar terjatuh dan kembali mendapatkan cedera yang turut membuat striker berusia 26 tahun tersebut harus menepi dalam waktu yang cukup lama.

Para Pemain Manchester United Manja Dan Tidak Professional

Mantan pemain dari club Liverpool, Danny Murph memberikan pertanyaan yang sangat logic, pertanyaan tersebut adalah Kenapa Manchester United Berkembang di tangan Ole Gunnar Solskjaer? Pertanyaan yang gampang tetapi sebenarnya susah untuk di jawab. Dalam pandangan dari seorang Murph, Jose Mourinho merupakan salah satu pelatih terbaik dunia dan kenapa sang Mourinho tidak dapat mencapai apa yang di capai oleh Solskjaer?

Jawabannya adalah terletak kepada para pemain dari Manchester United. Menurut  Danny Murph, sumber masalah dari kepelatihan Mourinho adalah terletak pada Paul Pogba yang tidak cocok dengan dirinya. Paul Pogba melakukan penghasutan kepada setiap pemain sehingga para pemain pun enggan memberikan kemampuannya yang maksimal di setiap pertandingan yang di jalani. Hasilnya akhirnya adalah pemecatan terhadap Jose Mourinho karena di anggap tidak becus melatih para pemain.

Setelah Mourinho di pecat dan di ganti dengan Ole Gunnar Solskjaer para pemain baru mulai memberikan semua kemampuan mereka di lapangan sehingga dapat tercipta kemenangan beruntun. Sebenarnya dari dahulu para pemain Manchester United sudah kuat tetapi mereka sengaja agar membuat Mourinho di pecat.

Seharusnya hal tersebut tidak terjadi kepada Jose Mourinho, pemain profesional harus bisa memberikan kontribusinya 100% walaupun memiliki masalah dengan sang pelatih. Hal tersebut di karenakan para pemain tersebut sudah di bayar mahal untuk kemampuan mereka. Danny Murph yakin apabila Ole Gunnar Solskjaer tidak cocok dengan pemain maka ia juga akan berakhir seperti Mourinho juga.

Hasil Pertandingan Tottenham Hospur Vs Manchester United

Manchester United berusaha dengan keras dan akhirnya bisa menang 0-1 atas Tottenham pada pekan ke-22 Premier League 2018-2019 yang di selenggarakn di Stadion Wembley, Minggu (13/01/2019).

Pelatih intern dari Manchester United merasa sangat senang atas kemenangan ini, di karenakan di bawah asuhannya Manchester United berhasil menang 6 kali berturut-turut. Ole Gunnar Solskjaer memberikan senyum manis di akhir pertandingan dan melambaikan tangannya kepada semua supporter yang ada di stadion.

Kemenangan Manchester United di ciptakan oleh Marcus Rashford pada menit ke-44 lewat asisst dari Paul Pogba yang memberikan bola langsung kedalam kotak pinalti dan berhasil di tuntaskan dengan tendangan kaki kiri kearah kanan gawang. Gol tersebut juga merupakan satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan tersebut.

Kedua tim bermain dengan tempo yang sangat cepat dan terarah, tetapi sepertinya keberuntungan lebih berpihak kepada Manchester United. Tottenham yang sebenarnya mencatatkan penguasaan bola serta tembakan langsung ke arah gawang lebih banyak tetapi bola mereka tidak dapat menjebol gawang dari David De Gea.

Kiper Manchester United David De Gea di paksa harus bekerja ekstra dalam mengantisipasi setiap tendangan dari Tottenham Hotspur yang selalu mengancam gawangnya.

Dengan kemenangan ini Manchester United semakin dekat ke posisi ke-4 pada Premier Leagues 2018-2019. Saat ini Manchester United berada pada posisi ke 6 pada klasmen sementara dengan perolehan 41 poin. Di posisi kelima di tempati oleh Arsenal dengan 41 poin, dan di posisi keempat saat ini ditempati oleh Chelsea dengan 47 poin.

 

Solskjaer Mengundang Sir Alex Ferguson Dalam Segi Latihan

Pelatih baru dari Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer berusaha untuk membuat club yang ia latih agar dapat menang dalam semua pertandingan yang akan di jalani oleh clubnya. Untuk mendapatkan hal tersebut Solskjaer harus mengandalkan semua bantuan yang ada dan menerima saran dari beberapa tetua Manchester United.

Dalam sesi latihan Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengundang Sir Alex Ferguson untuk bergabung dengan mereka. Sir Alex Ferguson di undang dengan maksud memberikan motivasi dan saran terhadap para pemain dan dirinya agar dapat melalui pertandingan demi pertandingan yang ada di depan dan bisa meraih kemenangan.

Peran besarnya club Manchester United sampai saat ini memang salah satunya adalah contribusi dari Sir Alex Ferguson, maka dari itu tidak heran jika Ole Gunnar Solskjaer ingin menerima saran dari Sir Alex Ferguson.

Pasca di tinggal oleh Sir Alex Ferguson Manchester United terlihat melemah dan menurun performanya di beberapa pelatih setelah dirinya. Sampai pada akhirnya para petinggi Manchester United memilih untuk memecat Jose Mourinho dan menggantinya dengan Ole Gunnar Solskjaer.

Sejak Manchester United di latih oleh Ole Gunnar Solskjaer mereka berhasil menang 5 kali beruntun dan membuat Manchester United kembali di segani oleh para penantangnya.

Banyak pihak mengatakan bahwa Solskjaer sudah melakukan hal yang sangat tepat, selain kemampuan fisik dan strategi para pemain juga membutuhkan kemampuan mental dan tentunya kehadiran dari Ferguson di pastikan akan membuat para pemain tersebut semakin termotivasi untuk bisa memunggut kemenangan kembali.

Manchester United Di Pastikan Melepaskan Antonio Valencia

Musim transfer akan segera di buka beberapa hari kedepan, para club besar juga sudah mulai merencanakan pembuangan beberapa pemain mereka serta merekrut beberapa pemain pengganti kembali. Begitu juga dengan Manchester United yang di kabarkan sudah pasti akan melepaskan kapten mereka Antonio Valencia.

Valencia bergabung dengan Manchester United di tahun 2009 sebagai pengganti dari Cristiano Ronaldo saat itu yang di rekrut sendiri oleh Sir Alex Ferguson. Antonio Valencia mengalami pasang surut sebagai pemain di Manchester United, bahkan ia sering menjadi pemain cadangan pada zaman David Moyes yang sewaktu itu menjadi pelatih dari Manchester United.

Sudah genap 11 tahun Valencia bergabung dengan Manchester United dan pada akhrinya dirinya menempati posisi sebagai Kapten Manchester United setelah Wayne Rooney pergi dari Manchester United.

Namun kali ini sepertinya Antonio Valencia harus rela untuk meninggalkan Manchester United di karenakan dirinya akan segera di jual ke Inter Milan pada bursa transfer kali ini. Penjualan dari Antonio Valencia sepertinya akan berlangsung sangat cepat di karenakan Inter Milan sendiri sudah bersedia menerima winger tersebut.

Manchester United yang menjual Antonio Valencia di karenakan sang kapten sudah mengalami kemunduran dalam beberapa musim terakhir, dan yang paling parahnya pada musim 2018-2019 sang kapten hampir tidak memiliki kontribusi terhadap team. Selain penurunan dalam segi performa Valencia juga sering cidera berkepanjangan sehingga tidak dapat membela timnya.

Peluang 4 Besar Bukan Hal Mustahil Bagi Manchester United

Langkah para petinggi Manchester United untuk melakukan pemecatan kepada Jose Mourinho merupakan suatu langkah yang sangat sulit untuk di putuskan. Setelah melakukan pemecatan terhadap Mourinho, Manchester United mengangkat Ole Gunnar Solskjaer untuk menggantikan posisi Jose Mourinho sebagai pelatih Manchester United.

Keputusan yang sangat tepat telah di lakukan oleh para petinggi Manchester United, sejak Ole Gunnar Solskjaer menjabat sebagai pelatih Manchester United banyak perubahan yang terjadi, dan tentunya para pemain yang ada bermain dengan seluruh kemampuannya, berbeda saat Jose Mourinho yang menjadi pelatih.

Ole Gunnar Solskjaer membuat semua pemain yang ada bergerak bebas sehingga para pemain bisa lebih leluasa dalam bertindak dan ia juga menerapkan sistem penyerangan yang sudah di anut oleh Manchester United sejak dahulu, berbeda dengan Jose Mourinho yang lebih suka bertahan daripada menyerang.

Hasilnya Manchester United berhasil menang 3 kali berturut-turut sejak Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih mereka. Penampilan agresif dari para pemain penyerang membuat para lawannya kesulitan untuk menyerang serta memilih untuk bertahan. Racikan dari strategi yang diberikan oleh Ole Gunnar Solskjaer membuat Manchester United kembali di segani oleh para lawannya.

Jika kemenangan beruntun Manchester United tetap di raih maka bukan hal yang mustahil bagi mereka untuk bisa finish di posisi ke-4 klasemen Premier League 2018-2019. Saat ini Manchester United berhasil mengumpulkan 35 poin dan berada di posisi ke-6 klasemen sementara.