Messi Tidak Bermain, Barcelona Menelan Kekalahan Kembali

Pelatih dari Barcelona, Ernesto Valverde mengaku bahwa ia telah melakukan kesalahan besar dengan tidak memainkan pemain inti Lionel Messi. Dalam laga Barcelona melawan Sevilla, Barca takluk 0-2 para perempat final Copa Del Ray musim 2018-2019, pada hari Kamis (24/01/2019) dini hari WIB. Barca gagal memenangkan pertandingan dikarenakan sang pemain terbaik dunia tersebut tidak di turunkan.

Ernesto Valverde mengatakan bahwa dirinya sengaja memberikan waktu untuk Lionel Messi beristirahat guna menjaga kebugarannya dalam menghadapi pertandingan selanjutnya. Ternyata itu merupakan keputusan yang salah, dan ia mengakuinya.

Hal serupa pernah terjadi sebelumnya pada saat Barcelona bertanding melawan Levante, tanpa messi Barcelona kalah 1-2 dan pada babak selanjutnya dengan menurunkan Lionel Messi, Barcelona menang 3-0 saat melawan Levante.

Ernesto Valverde mengakui kekalahan Barcelona pada leg pertama dengan Sevilla merupakan hal yang sangat mengecewakan bagi semua pihak, tetapi ia berjanji akan segera memperbaikinya pada Leg kedua. Barcelona harus berjuang dengan keras di Leg kedua saat berhadapan dengan Sevilla. Untuk bisa menang dari Sevilla secara agregat Barcelona harus bisa mencetak 3 gol tanpa ada gol balasan atau mereka akan kalah dengan Sevilla.

“Saya mengakui keputusan yang saya buat adalah salah dan saya menyesal dengan hal tersebut, saya tau Sevilla adalah tim yang kuat tetapi saya malah tidak memainkan Lionell Messi pada pertandingan tersebut, tetapi saya yakin pada Leg kedua Barcelona akan siap membalas kekalahan ini dengan memenangkan pertandingan selanjutnya” kata Ernesto Valverde

Kevin Prince Resmi Bergabung Dengan Barcelona

Club Raksasa asal Spanyol, Barcelona akhirnya membuat pergerakan di musim transfer Januari dengan cara meresmikan kedatangan gelandang Kevin-Prince Boateng yang sebelumnya bermain untuk Sassuolo.

Lewat website resmi dari Barcelona menyebutkan bahwa mereka telah resmi mendatangkan pemain dari Sassuolo tersebut dengan status pinjaman untuk musim ini. Barcelona juga memiliki opsi untuk mempermanenkan sang pemain apabila musim sudah berakhir, dan harga yang harus di bayar untuk mempermanenkan sang pemain tersebut adalah sebesar 8 juta euro.

Kevin-Prince Boateng akan di proyeksikan untuk tambahan tenaga pada posisi lini depan dari Barcelona yang saat ini kekurangan orang di karenakan Dembele  yang saat ini sedang mengalami cidera, dan di perkirakan cidera yang dialami oleh pemain tersebut akan membuat ia lama untuk beristirahat.

Selain itu pembelian dari   juga di perkirakan sebagai pengganti dari Malcom, pemain asal Brasil tersebut di perkirakan akan segera meninggalkan Camp Nou dan bergabung dengan club lain. Maka dari itulah Barcelona segera menyewa Kevin-Prince Boateng untuk memperkuat lini depan mereka.

Kevin-Prince Boateng sendiri mengatakan bahwa dirinya sedikit sedih saat ingin meninggalkan Sassuolo, di karenakan dirinya hanya bermain sebentar saja dengan mereka dan sepertinya ia belum berbuat banyak untuk club Sassuolo selama ia di beli oleh mereka.

Kevin-Prince Boateng juga mengatakan bahwa ia akan bermain sebaik mungkin dan mengeluarkan semua kemampuannya untuk Barcelona, ia berharap untuk dapat merebut berbagai piala dan kejuaraan yang ada untuk Barcelona.

 

Hasil Pertandingan Inter Milan Vs Sassuolo Berakhir Imbang

Inter Milan yang menjamu Sassuolo pada laga lanjutan pekan ke-20 Serie A musim 2018-2019 harus bersedia berbagi poin dengan Sassuolo. Laga yang di selenggarakan di Stadion Giuseppe Meazza pada hari Sabtu (19/01/2019) waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut Inter Milan mendominasi permainan tetapi pada akhirnya mereka harus puas dengan hasil seri.

Inter Milan secara kemampuan dan kekuataan seharusnya bisa menang dengan mudah dalam pertandingan ini, sejatinya saat ini Inter Milan menduduki peringkat ke-3 klasemen sementara sedangkan untuk Sassuolo menduduki peringkat ke-11 klasemen sementara. Perbedaan besar terdapat pada kedua belah pihak, tetapi Sassuolo tetap bisa menahan imbang bahkan beberapa kali mengancem gawang dari Inter Milan.

Inter Milan bermain dengan sangat agresive pada awal babak pertama, di menit kedua bahkan Mario berhasil menembakkan tendangan langsung ke gawang Sassuolo tetapi tendangannya masih sanggup di halau oleh Consigli kiper dari Sassuolo.

Setelah beberapa kali menyerang pertahanan Sassuolo, Inter Milan mendapatkan counter attack dari Sassuolo dan membahayakan gawang mereka pada menit ke-13, tetapi tembakan dari Berardi mengenai mistar gawang dan bola berhasil di buang oleh Skriniar. Pada akhirnya babak pertama di tutup dengan nilai seri dan tidak ada gol yang tercipta pada babak tersebut.

Memasuki babak kedua, Inter Milan menganti Mario dengan Nainggolan tetapi sepertinya hal itu tidak terlalu berpengaruh terhadap penyerangan mereka. Inter Milan yang berusaha mati matian dalam melakukan penyerangan tidak dapat mendapatkan 1 gol pun dalam pertandingan tersebut. Begitu juga dengan Sassuolo yang bermain bertahan terus menerus.

Kontrak Andy Robertson Resmi Di Perpanjang Sampai Tahun 2024

Liverpool baru saja memberikan pengumunan bahwa mereka sudah dengan resmi memperpanjang kontrak dari Bek Kiri mereka. Andy Ribertson telah menandatangani kontrak dengan durasi panjangan sampai dengan tahun 2024. Dalam web resmi Liverpool mereka melampirkan Foto saat Andy Robertson membubuhkan tanda tangan di kontrak yang telah ia dan Liverpool setujui.

Untuk poin poin dalam kontrak tersebut tidak di sebutkan oleh pihak Liverpool, tetapi dapat di pastikan gaji dari Bek kiri mereka pasti akan di naikan tetapi tidak dapat di pastikan berapa kenaikan dari gaji sang bek tersebut. Namun yang dapat di pastikan adalah Andy Robertson akan terikat dengan The Reds sampai dengan tahun 2024 mendatang.

Andy Robertson menyatakan bahwa dirinya sangat senang dengan perpanjangan kontrak yang di berikan oleh Liverpool dan tanpa berpikir panjang ia langsung menyetujui semua yang di tawarkan oleh Liverpool. Robertson  mengatakan bahwa ia sudah menunggu lama untuk mendapatkan kontrak perpanjangan tersebut dan akhirnya apa yang di tunggunya datang dan ia tidak akan menolaknya.

Hingga kini Andy Robertson telah tampil sebanyak 56 kali bersama dengan Liverpool dalam berbagai pertandingan yang sudah di jalani. Performa dari Andy Robertson yang selalu konsisten membuat Jurgen Klopp menggeser Alberto Moreno pada posisi bek kiri dan menjadikannya sebagai tim inti dari Liverpool saat ini. Selain itu Andy Robertson saat ini juga di tunjuk oleh Skotlandia sebagai Kapten dari timnas Skotlandia juga.

Para Pemain Manchester United Manja Dan Tidak Professional

Mantan pemain dari club Liverpool, Danny Murph memberikan pertanyaan yang sangat logic, pertanyaan tersebut adalah Kenapa Manchester United Berkembang di tangan Ole Gunnar Solskjaer? Pertanyaan yang gampang tetapi sebenarnya susah untuk di jawab. Dalam pandangan dari seorang Murph, Jose Mourinho merupakan salah satu pelatih terbaik dunia dan kenapa sang Mourinho tidak dapat mencapai apa yang di capai oleh Solskjaer?

Jawabannya adalah terletak kepada para pemain dari Manchester United. Menurut  Danny Murph, sumber masalah dari kepelatihan Mourinho adalah terletak pada Paul Pogba yang tidak cocok dengan dirinya. Paul Pogba melakukan penghasutan kepada setiap pemain sehingga para pemain pun enggan memberikan kemampuannya yang maksimal di setiap pertandingan yang di jalani. Hasilnya akhirnya adalah pemecatan terhadap Jose Mourinho karena di anggap tidak becus melatih para pemain.

Setelah Mourinho di pecat dan di ganti dengan Ole Gunnar Solskjaer para pemain baru mulai memberikan semua kemampuan mereka di lapangan sehingga dapat tercipta kemenangan beruntun. Sebenarnya dari dahulu para pemain Manchester United sudah kuat tetapi mereka sengaja agar membuat Mourinho di pecat.

Seharusnya hal tersebut tidak terjadi kepada Jose Mourinho, pemain profesional harus bisa memberikan kontribusinya 100% walaupun memiliki masalah dengan sang pelatih. Hal tersebut di karenakan para pemain tersebut sudah di bayar mahal untuk kemampuan mereka. Danny Murph yakin apabila Ole Gunnar Solskjaer tidak cocok dengan pemain maka ia juga akan berakhir seperti Mourinho juga.

Hasil Pertandingan Tottenham Hospur Vs Manchester United

Manchester United berusaha dengan keras dan akhirnya bisa menang 0-1 atas Tottenham pada pekan ke-22 Premier League 2018-2019 yang di selenggarakn di Stadion Wembley, Minggu (13/01/2019).

Pelatih intern dari Manchester United merasa sangat senang atas kemenangan ini, di karenakan di bawah asuhannya Manchester United berhasil menang 6 kali berturut-turut. Ole Gunnar Solskjaer memberikan senyum manis di akhir pertandingan dan melambaikan tangannya kepada semua supporter yang ada di stadion.

Kemenangan Manchester United di ciptakan oleh Marcus Rashford pada menit ke-44 lewat asisst dari Paul Pogba yang memberikan bola langsung kedalam kotak pinalti dan berhasil di tuntaskan dengan tendangan kaki kiri kearah kanan gawang. Gol tersebut juga merupakan satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan tersebut.

Kedua tim bermain dengan tempo yang sangat cepat dan terarah, tetapi sepertinya keberuntungan lebih berpihak kepada Manchester United. Tottenham yang sebenarnya mencatatkan penguasaan bola serta tembakan langsung ke arah gawang lebih banyak tetapi bola mereka tidak dapat menjebol gawang dari David De Gea.

Kiper Manchester United David De Gea di paksa harus bekerja ekstra dalam mengantisipasi setiap tendangan dari Tottenham Hotspur yang selalu mengancam gawangnya.

Dengan kemenangan ini Manchester United semakin dekat ke posisi ke-4 pada Premier Leagues 2018-2019. Saat ini Manchester United berada pada posisi ke 6 pada klasmen sementara dengan perolehan 41 poin. Di posisi kelima di tempati oleh Arsenal dengan 41 poin, dan di posisi keempat saat ini ditempati oleh Chelsea dengan 47 poin.

 

Solskjaer Mengundang Sir Alex Ferguson Dalam Segi Latihan

Pelatih baru dari Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer berusaha untuk membuat club yang ia latih agar dapat menang dalam semua pertandingan yang akan di jalani oleh clubnya. Untuk mendapatkan hal tersebut Solskjaer harus mengandalkan semua bantuan yang ada dan menerima saran dari beberapa tetua Manchester United.

Dalam sesi latihan Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengundang Sir Alex Ferguson untuk bergabung dengan mereka. Sir Alex Ferguson di undang dengan maksud memberikan motivasi dan saran terhadap para pemain dan dirinya agar dapat melalui pertandingan demi pertandingan yang ada di depan dan bisa meraih kemenangan.

Peran besarnya club Manchester United sampai saat ini memang salah satunya adalah contribusi dari Sir Alex Ferguson, maka dari itu tidak heran jika Ole Gunnar Solskjaer ingin menerima saran dari Sir Alex Ferguson.

Pasca di tinggal oleh Sir Alex Ferguson Manchester United terlihat melemah dan menurun performanya di beberapa pelatih setelah dirinya. Sampai pada akhirnya para petinggi Manchester United memilih untuk memecat Jose Mourinho dan menggantinya dengan Ole Gunnar Solskjaer.

Sejak Manchester United di latih oleh Ole Gunnar Solskjaer mereka berhasil menang 5 kali beruntun dan membuat Manchester United kembali di segani oleh para penantangnya.

Banyak pihak mengatakan bahwa Solskjaer sudah melakukan hal yang sangat tepat, selain kemampuan fisik dan strategi para pemain juga membutuhkan kemampuan mental dan tentunya kehadiran dari Ferguson di pastikan akan membuat para pemain tersebut semakin termotivasi untuk bisa memunggut kemenangan kembali.

Barcelona Resmi Memboyong Jean Clair

Pemain muda asal Prancis Jean-Clair Todibo resmi bergabung dengan club Barcelona. Jean-Clair Todibo berhasil di gaet oleh Barcelona setelah ia berstatus bebas transfer.

Walaupun sudah berhasil kepindahan dari Jean-Clair Todibo sudah di pastikan oleh Barcelona, tetapi sang pemain baru bisa main untuk membela Barcelona mulai dari awal bulan Juli 2019. Hal tersebut di karenakan Jean-Clair Todibo wajib menyelesaikan sisa kontrak dengan club Toulouse yang masih bersisa 6 bulan lagi.

Jean-Clair Todibo memulai karier sepak bolanya sebagai pemain profesional sejak tahun 2018 lalu, dan langsung mendapatkan sorotan berbagai club besar dikarenakan cara bermainnya yang sangat bagus dan bisa dikatakan bahwa dia akan menjadi bek terbaik di masa depan. Potensinya terbukti saat ia membela Timnas Prancis U-20, langkahnya yang lincah selalu membuat lawan menjadi susah untuk melakukan penyerangan ke sisi pertahanan dari Timnas Prancis U-20.

Barcelona menilai cara bermain bek muda ini sangatlah baik, ia tahu bagaimana cara menghimpit lawan dan membuat lawan kehilanggan bolanya saat menyerang. Dalam situs resmi Barcelona mengungkapkan bagaimana mereka melihat seorang Jean-Clair Todibo dengan segala kelebihan yang di milikinya.

Pemain yang saat ini berusia 19 tahun akan langsung menempati posisi inti dalam skuad utama Barcelona nanti, Jean-Clair Todibo di pastikan akan menjadi bek tengah di karenakan postur tubuhnya yang tinggi dan cara bermainnya yang sangat pas di posisikan di bagian tengah lapangan untuk mendukung pertahanan dan penyerangan dari Barcelona.

Real Madrid Di Permalukan Di Kandang Sendiri Oleh Sociedad

Real Madrid mendapatkan masa yang paling pahit, mereka harus di kalahkan oleh tim papan bawah di kandang sendiri dengan score 0-2. Real Madrid menjamu Real Sociedad di Santiago Bernabeu, Senin (07/01/2019) dini hari. Pada laga tersebut Madrid di permalukan di kandang sendiri oleh sociedad.

Pertandingan di mulai dengan penguasaan bola dari Real Madrid, mereka bermain cepat dan terus menerus mengempur pertahanan dari Sociedad. Real Sociedad hanya bermain bertahan dan melakukan counter apabila mendapatkan kesempatan emas.

Real Sociedad mengawali keunggulan di menit ke-2 lewat hadiah pinalti yang di berikan oleh wasit di karenakan pelanggaran yang di lakukan oleh Merino di dalam kotak pinalti. Yang menjadi eksekutor dari tendangan pinalti tersbeut adalah Willian, dan ia berhasil menyelesaikan tendangan tersebut dengan baik.

Madrid yang tertinggal terus menerus mencoba menyerang dan berusaha untuk mencetak gol untuk menyamakan angka, tetapi hal tersebut gagal di lakukan sampai akhirnya babak pertama berakhir dengan keunggulan dari Real Sociedad.

Memasuki babak kedua, Real Madrid semakin memberikan tekanan terhadap Sociedad, hampir tercatat di babak kedua Madrid menguasai bola sebanyak 69% sedangkan untuk Sociedad hanya31%.

Banyak peluang yang terjadi di dalam babak kedua yang di buat oleh Madrid, tetapi semuanya belum dapat membuahkan 1 gol pun agar bisa menyamakan score. Di akhir pertandingan Madrid kembali harus menelan rasa pahit di menit ke-83 saat Pardo berhasil mencetak gol dari sundulannya.

Sampai akhir pertandingan tidak ada gol yang tercipta kembali, hal ini membuat Real Madrid harus mengakui keunggulan dari Real Sociedad dengan score 0-2. Saat ini Real Madrid tetap berada di posisi kelima klasemen sementara di La Liga.

Manchester United Di Pastikan Melepaskan Antonio Valencia

Musim transfer akan segera di buka beberapa hari kedepan, para club besar juga sudah mulai merencanakan pembuangan beberapa pemain mereka serta merekrut beberapa pemain pengganti kembali. Begitu juga dengan Manchester United yang di kabarkan sudah pasti akan melepaskan kapten mereka Antonio Valencia.

Valencia bergabung dengan Manchester United di tahun 2009 sebagai pengganti dari Cristiano Ronaldo saat itu yang di rekrut sendiri oleh Sir Alex Ferguson. Antonio Valencia mengalami pasang surut sebagai pemain di Manchester United, bahkan ia sering menjadi pemain cadangan pada zaman David Moyes yang sewaktu itu menjadi pelatih dari Manchester United.

Sudah genap 11 tahun Valencia bergabung dengan Manchester United dan pada akhrinya dirinya menempati posisi sebagai Kapten Manchester United setelah Wayne Rooney pergi dari Manchester United.

Namun kali ini sepertinya Antonio Valencia harus rela untuk meninggalkan Manchester United di karenakan dirinya akan segera di jual ke Inter Milan pada bursa transfer kali ini. Penjualan dari Antonio Valencia sepertinya akan berlangsung sangat cepat di karenakan Inter Milan sendiri sudah bersedia menerima winger tersebut.

Manchester United yang menjual Antonio Valencia di karenakan sang kapten sudah mengalami kemunduran dalam beberapa musim terakhir, dan yang paling parahnya pada musim 2018-2019 sang kapten hampir tidak memiliki kontribusi terhadap team. Selain penurunan dalam segi performa Valencia juga sering cidera berkepanjangan sehingga tidak dapat membela timnya.