Maudy Ayunda Cerita Perjalanan Mengejar Mimpi, Investasi Tanpa Sensasi

Maudy Ayunda memang sering dibilang sebagai aktris muda yang berbakat disebabkan prestasinya. Tak mengherankan memang, Karena belum lama ini Maudy juga pernah menggegerkan dunia pendidikan sebab diterima di dua Universitas paling bergengsi di Dunia yaitu, Stanford University serta Harvard University. Kemudian akhirnya pilihannya jatuh pada Stanford.

Gadis cantik yang pernah memerankan Zakiah Nurmala dalam film Laskar Pelangi ini semenjak mudanya memang diketahui sudah  banyak mengukir prestasi baik dalam pendidikan maupun dunia hiburan. Tak mengherankan apabila Maudy sangat layak untuk dijadikan sebagai idola panutan.

Maudy pun juga diketahui mempunyai bakat menyanyi dengan yang suara unik serta merdu. Tak heran apabila ia juga senang menciptakan lagu serta membuat karya-karya yang sangat luar biasa. Bahkan pada tahun 2014 yang lalu Maudy juga pernah berduet dengan David Choi, penyanyi yang berasal dari negara Amerika, dan menciptakan lagu yang berjudul “By My Side”. tak hanya sampai disitu saja, Maudy pun sempat menciptakan album solo yang berjudul Moments pada tahun 2015 selanjutnya Oxygen pada tahun 2018.

Maudy pun menyanyikan Soundtrack lagu melalui film yang dimainkannya, “Perahu Kertas”, di tahun 2012. Dan sejumlah single Maudy yang sangat terkenal yang berjudul Cinta Datang Terlambat, Untuk Apa dan Aku Sedang Mencintaimu dan Bayangkan Rasakan.

Dan belum lama ini Maudy juga pernah menjadi salah satu Brand Ambasador PT BANK CIMB Niaga Tbk dan lewat gerakan “KejarMimpi” penyanyi sekaligus aktris cantik ini bercerita bagaimana dengan ketelatenannya dia juga mengelola keuangannya dengan cukup baik. Dengan dibantu sang mama, Maudy mengungkapkan apabila semenjak kecil ia telah diajari untuk mengelola keuangan sendiri supaya pada saat dewasa nanti jika dia telah mempunyai penghasilan sendiri, Maudy dapat mengelola keuangannya dengan baik.

“Pada waktu itu aku menjadi seorang nasabah Niaga cerdik dari CIMB Niaga,” ungkapnya.

Maudy pun menceritakan bagaimana ia dewasa dan mandiri dengan menyisihkan beberapa dari penghasilannya bukan cuma untuk tabungan saja melainkan juga untuk investasi. Untuknya, kedua orangtuanya merupakan mentor financial yang terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *